

MANADO, 22 AGUSTUS 2026 — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Manado secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kemitraan strategis dengan Layanan Psikologi Buana. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di Hotel & Resaort NDC Manado yang dirangkaikan dengan Workshop yang dilaksanakan oleh MIN 2 Manado pada Sabtu 22 Agustus 2026.
Kemitraan ini ditujukan untuk memfasilitasi pendampingan psikologis, asesmen tumbuh kembang, pemetaan potensi akademik, serta penyediaan layanan konseling terpadu bagi para peserta didik, tenaga pendidik, dan orang tua murid di lingkungan madrasah.
Kepala MIN 2 Manado, Nurhajati Masloman, S.Pd, M.Si., menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan mental anak.
“Pendidikan yang berkualitas tidak hanya berfokus pada capaian kognitif, tetapi juga kesehatan mental serta emosional peserta didik. Melalui kerja sama dengan Layanan Psikologi Buana, kami berharap dapat mendeteksi dan menangani hambatan belajar serta pemetaan bakat anak secara lebih profesional dan terukur sejak dini,” ujar Nurhajati.
Sementara itu, Direktur Utama Layanan Psikologi Buana yang di wakili oleh Rachman Febrianto, M.Psi, menyambut baik sinergi ini. Pihaknya siap menerjunkan tim ahli guna mendukung program-program pendampingan berkala di MIN 2 Manado.
“Kami mengapresiasi kepekaan pihak madrasah terhadap isu kesehatan mental. Kemitraan ini akan mencakup asesmen psikologis berkala, pelatihan respons emosional bagi para guru, serta sesi edukasi pengasuhan (parenting) bagi orang tua murid agar penanganan siswa berjalan selaras di madrasah maupun rumah,” terang Pak Rachman.
Objek sasarannya bukan hanya murid, akan tetapi guru dan orang tua juga akan mendapatkan layanan pendampingan psikologi jika diperlukan. Melalui penandatanganan kesepakatan ini, diharapkan agar pendidikan di MIN 2 Manado ke depannya akan lebih baik lagi terutama dalam menangani permasalahan yang terkait dengan kondisi psikologis anak, guru, tenaga kependidikan dan orang tua murid.

Beri Komentar